Postingan

ARGUMENTUM AD VERECUNDIAM (Appeal to Authority)

Gambar
Di sebuah gereja sedang terjadi persiapan kebaktian paskah. Terjadi perbincangan diantara panitia waktu seting sound system. Pe’u sedang seting sound.  Nadus: Pe’u, kalau boleh kasi masukan, saya pikir soundnya diseting agar suaranya terdengar seolah-olah dari mimbar walau speaker tidak diletakan dekat mimbar. Kan tinggal atur frekuensinya saja. Bung yang lebih paham ini pasti bisa buat seperti itu. Pe’u: Tidak harus begitu Nadus. Yang penting suara terdengar jelas. Nadus: Beta hanya kasi masukan saja Pe’u karena beta liat alat-alat kita bisa buat seperti itu. Pe’u: Tenang sa bung, beta lebih paham dari bung ,jadi bung tidak usah ajar beta. Karena Nadus bukan orang yang ahli dibidang terkait sound system, maka Pe’u tidak mau dengar.  Namun selang beberapa tahun kemudian ada seorang ahli sound sistem gereja dari Amerika yang datang ke gereja tersebut untuk memberi pelatihan terkait penyetingan sound system gereja. Dan Pe’u sebagai soundman gereja adalah salah ...

AHOK TIDAK ETIS? (Revisi)

Gambar
Ini menarik! Beta dapat info dari teman kalau Prof. Kebamoto Tanabi  secara sengaja buat eksperimen di status facebook-nya (Isi status demikian: "DASAR BAJINGAN.... BRENGSEK KALIAN SEMUA..."). Maksud Prof. Kebamoto adalah untuk melihat sejauh mana respon orang terhadap status yang demikian. Status tersebut untuk mengkritisi Ahok terkait bahasa-bahasa "kasar" Ahok. Dari hasil eksperimennya tersebut ternyata banyak yang meresponnya dengan negatif, maka dari hal tersebut beliau berkesimpulan bahwa bahasa-bahasa Ahok tersebut tidak pantas pantas/tidak etis, singkatnya demikian. Dan sebenarnya ini juga menjadi anggapan sebagian orang bahwa Ahok suka berbahasa “kasar” bahkan oleh pendukung Ahok sendiri. Mari kita lihat apakah benar demikian. Pertama, Kasus ini terkait dengan etika, maka kita harus menentukan dahulu etika seperti apa yg di pakai Prof Kebamoto untuk mengukurnya? etika menurut agama kah? etika jawa kah? adat ketimuran kah? atau apa? tidak jelas ...

APAKAH SAKSI YEHOVAH SESAT ATAU TIDAK? (PDT. ESRA ALFRED SORU/Reformed VS SANTI RATO/Saksi Yehovah)

Ini adalah salinan debat antara Pdt. Esra Alfred Soru (Reformed) vs Ibu Santi Rato (SaksiYehovah) . Debat di lakukan di media facebook ( disini ). Debat terdiri dari dua sesi yaitu sesi “Sanggah Menyanggah” dan sesi “Pernyataan Penutup”. Salinan ini saya tampilkan apa adanya dan hanya sedikit mengedit beberapa penulisan berupa kesalahan huruf dan merapikannya agar nyaman di baca tanpa mengurangi esensi dari isi komentar – komentar yang ada. Saya juga tidak menyertakan komentar – komentar penyimak atau beberapa komentar yang saya anggap tidak perlu di cantumkan disini, kecuali pada akhir perdebatan ini akan saya sertakan beberapa komentar penyimak. Berikut salinan debatnya:   PDT. ESRA ALFRED SORU VS SANTI RATO Senin, 21 Juli 2014 Topik : “Apakah Saksi Yehovah sesat atau tidak?” Moderator: Ivan Bartels Ivan Bartels: Disini akan debat dua arah antara Pak Esra Alfred Soru vs ibu Santi Rato dengan topik "Apakah Saksi Yehovah sesat atau tdk" Aturann...